Introduction

Web Programming merupakan salah satu kegiatan pemrograman komputer dengan platform akhir atau targetnya berupa website(sebagai situs maupun aplikasi). Banyak bahasa pemrograman yang bisa digunakan untuk pemrograman web mulai dari Python, PHP, Ruby on Rail, JavaScript dan lainnya. Meskipun begitu, setiap website yang dihasilkan memiliki beberapa kesamaan dalam struktur aplikasinya seperti penggunanaan Authentication dan API. Sebelum melakukan pemrograman web sebaiknya pahami terlebih dahulu seperti apa proses didalam sebuah aplikasi website.

Website sendiri terbagi menjadi Frontend yang merupakan antarmuka terhadap end-user dan Backend yang merupakan sistem dari website tersebut. API lebih banyak digunakan pada Backend karena Backend berhubungan langsung dengan pemrosesan data. Biasanya pemrosesan HTTP dan autentikasi dilakukan dibagian API.

Arsitektur Dasar Protokol HTTP


Secara sederhana, sebuah website "hanya" melakukan request dan respon menggunakan format pesan Header dan Body dengan memakai HTTP/HTTPS serta terdiri dari Client dan Server. Untuk metode request HTTP yang sering dipakai terdiri dari:

  • GET: berfungsi untuk mendapatkan informasi yang diberikan oleh server berdasarkan URI yang diterima. Metode ini hanya untuk mendapatkan data, dan tidak ada perubahan pada data.
  • HEAD: hampir sama seperti GET, namun data yang diterima hanya berupa status dan bagian Header nya saja.
  • POST: digunakan untuk mengirim data ke server dengan form HTML.
  • PUT: digunakan untuk mengganti data yang ada pada server dengan content yang direquest.
  • DELETE: digunakan untuk menghapus data berdasarkan URI yang diterima oleh user

Setiap request yang dilakukan oleh client, server akan memberi kode status seperti 200 yang berarti sukses atau 404 yang berarti tidak ditemukan.

Sedangkan untuk proses autentikasi banyak metode yang dipakai seperti OAuth2 dengan skema autentikasi



Source: 
bubblecode.net
tutorialspoint.com




Komentar